obat berbahaya

Daftar Singkat Obat Berbahaya Untuk Pelangsing

Daftar Singkat Obat Berbahaya Untuk Pelangsing BPOM atau singkatan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan sudah menemukan bila ada 93 barnd produk jamu serta obat pelangsing yang dipadu menggunakan Bahan Kimia Obat Keras alias BKO kategori Deksametason, CTM, Sildenafil Sitrat, Allupurinol, Fenilbutason, Parasetamol, Sibutramin Hidroklorida dan Metampiron. Pemakaian BKO sebagai campuran dalam obat tanpa ada resep dan pengawasan dari pihak berwenang seperti dokter tentunya membahayakan untuk kesehatan tubuh masyarakat yang mengonsumsinya, bisa memicu adanya penyakit serius sampai dengan kematian. Umumnya obat-obatan semacam itu banyak sekali dijual di kedai jamu atau dijual oleh tukang jamu gendong yang berkeliling.

Salah satu pemakaian BKO yang bakal dijelaskan kali ini ialah Metampiron, Fenilbutason, Deksametason serta Sibutramin Hidroklorida. Pemakaian Metampiron tanpa adanya pengawasan dari dokter yang overdosis bisa menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan, gangguan syaraf juga pendarahan di organ lambung. Pemakaian Fenilbutason bisa menyebabkan retensi cairan, rasa mual, ruam di obyek kulit sampai gagal ginjal. Sedangkan, pemakaian Deksametason bisa mengakibatkan gangguan fungsi ginjal, anemia plastis, dan trombositopenia. Sementara, Sibutramin Hidroklorida bisa meningkatkan denyut jantung serta tekanan darah.

Walaupun tak bisa disebutkan semuanya, namun brand 93 obat berbahaya untuk pelangsing diantaranya yaitu, Extra Fit, Widoro Putih, Langsing Alami Kapsul, Neo Tasama Kapsul, Amargo Jaya Ramuan Madura, Daun Dewa, Sembur Angin, Prono Jiwo Antanan Kapsul, Xing Shi Jiu, G-Bucks Kapsul, Cikung Makassar Super, dan masih banyak lainnya. Walaupun tidak bisa dijelaskan seputar daftar lengkap 93 obat pelangsing berbahaya, tetapi BPOM sudah menyeru kepada masyarakat agar tak membeli maupun mengomsumsi obat-obatan yang terkandung BKO. Disamping itu, BPOM juga sudah  memberikan peringatan ekstra terhadap setiap produsen serta distributor obat pelangsing yang terlibat serta sudah menarik dan menghancurkan obat-obatan yang diproduksi atau yang dicampur menggunakan BKO.

Mulai tahun 2006 sampai sekarang BPOM telah melakukan penertiban, Alhasil brand yang sudah dimusnahkan ada 32.403 kemasan lebih, 10.561 kotak serta 1.968 kapsul atau tablet obat-obatan pelangsing yang telah dicampur BKO hingga bahaya bila dikonsumsi. Aktivitas produksi dan mengedarkan obat-obatan terlarang adalah sekian dari kasus pelanggaran menurut UU No 23 th 1992 mengenai kesehatan dan UU No 8 th 1999 mengenai perlindungan konsumen. Orang yang melaksanakan pelanggaran seperti ini bisa dikenakan sanksi hukuman lima tahun atau denda maksimal Rp. 100.000.000.

Oleh sebab itu, warga harus jadi konsumen yang cerdas agar tak jadi satu diantara banyak korban dari setiap produsen serta distributor yang tak bertanggung jawab. Inilah, informasi tentang Daftar Singkat Obat Berbahaya Untuk Pelangsing. Mudah-mudahan bermanfaat dan bisa membuat anda semua lebih waspada lagi jika ingin mengonsumsi obat-obatan pelangsing.

Leave a Reply

Your email address will not be published.